Rabu, 22 Februari 2012

TEKNIK SUPERVISI

                       Proses Perencanaan Proyek Dibidang F&B Product ( Pastry )

Menentukan sasaran
•    Didalam perencanaan ini saya ingin mengambil proyek dibidang Food and Beverage Product khususnya di bagian pastry. Sasaran yang akan di tinjau adalah menjual kue dan roti atau sejenisnya. Banyak jenis kue dan roti yang dijual ke customer, tindakan ini bertujuan untuk memuaska pelanggan yang berada didalam toko tersebut. Khususnya untuk kue dan roti atau sering juga disebut makanan penutup ( dessert ).
•    Penentuan sasaran ini sangat penting karena  untuk mengetahui seberapa besar customer menyukai product yang kita buat. Dalam hal ini kita bisa menilai kekurangan dari product kita untuk menghasilkan product yang berkualitas.

Menentukan spesifikasi kualitas
•    Banyak jenis kue dan roti yang tersedia, didalam pembuatan kue tidak sama halnya seperti pembuatan makanan pokok / main course dengan menggunakan filing. Pembuatan kue haruslah menggunakan alat ukur seperti timbangan maupun alat ukur lainnya sebelum dioleh terlebih dahulu. Dan pemilihan bahan-bahan pun sangat penting dalam pembuatan kue menjadi lebih enak dan lezat. Pelanggan pun tidak akan kecewa bila kita memilih bahan-bahan yang bekualitas dan tejaga kebersihannya.
•    Tidak hanya bahan dan pengolahannya, yang lebih penting lagi yaitu bagaiman cara kita bisa bisa menarik perhatian pelanggan untuk membeli product kita. Cara yang tidak mudah untuk dapat mendapatkan pelenggan. Munkin kita bisa dapatkan dengan cara penampilan kue kita menarik dan enak diliat dan juga enak rasanya. Kita bisa mendekor atau menghias kue-kue tersebut supaya menarik. Tidak hanya itu berbagai macam bentuk roti pun bisa kita buat supa tidak kelihatan membosankan bagi pelanggan. Dengan cara mendekor/digarnish dilihatnya saja sudah menarik perhatian pelanggannya untuk menbelinya dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang baik.

Menentukan dimensi waktu
•    Dalam pengolahan kue dan roti pun mempunyai waktu yang berbeda, misalkan dalam pembuatan kue/cake/pastry yaitu:
1.    Mempersiapkan bahan terlebih dahulu sebelum diolah
2.    Berapa lama memproses pembuatan adonan menjadi setengah jadi
3.    Proses pematangan membutuhkan berapa lama
4.    Akumulasi waktu dari mulai persiapan bahan hingga menjadi satu loyang kue yang siap dihidangkan.
5.    Dan ada waktu penyajian pada saat dihidangkan

Mungkin tidaklah berbeda dalam pembuatan roti, perbedaannya pada saat pengembangan roti/peragian supaya roti menjadi ngembang. Dan proses pembuatan roti jauh lebih lama dari pada pembuatan kue.


Menentukan dimensi biaya

Contoh penetapan anggaran:
  1. Modal awal            Rp.1.000.000.000
  2. Bahan kue             (Rp.  300.000.000)
  3. Peralatan               (Rp.  350.000.000)
  4. Pelengkapan         (Rp.  100.000.000)
  5. Gaji karyawan      (Rp.    40.000.000) -
 Sisa Modal                  :   Rp.  650.000.000

Realisasi RencanaMembuat proposal ke bagian General Cashier di Accounting Department, jika sudah terealisasi, Executive chef menginformasikan kepada pastry chef saat briefing untuk di dirikan cake shop.

Monitoring pelaksanaan kegiatan
•    Sesudah semua bahan mentah menjadi bahan matang /jadi/siap untuk dihidangkan atau dijual kepada konsumen dilakukanlah pengecekkan terlebih dahulu pada makanan tersebut sebelum dihidangkan. Misalkan kue tersebut belum menarik untuk dihidangkan, karena kue tersebut belum didekor atau di hias/garnish supaya bisa menarik, dilihat begitu indah, dan tidak hambar. Itu sangat penting untuk di lakukan monitoring. Selain itu juga pada saat pembagian/pemotongan kue tersebut pakah sama rata atau tidak. Jiga semua pengecekkan dilakukan barulah siap untuk dipasarkan/ dijual kepada konsumen. Dan konsumen pun sangat puas bila pelayanan yang tersedia pada cake shop tersebut.